27 Februari 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 7 )

Perhatikan Bilangan Dibawah Ini :

7x7     = 49
17x17 = 289
27x27 = 729
37x37 = 1369
47x47 = 2209
57x57 = 3249
...

Apabila Kita Perhatikan, Angka Berbelakang 7 apabila dikuadratkan, akan menghasilkan bilangan yang berbelakang 9, dan bilangan ke-2 dari belakang memiliki kelipatan 4, contoh :

17x17 = 289

Angka 8 Disitu merupakan angka kelipatan 4 kedua setelah 4, kemudian angka 1 dari 17, dikalikan dengan 1 angka sesudahnya, menjadi 2, kemudian digabung menjadi 289.

27x27 = 729

Angka 2 disitu merupakan 12, yaitu angka kelipatan 4 ketiga setelah 8, lalu angka 1 dari 12 disimpan, kemudian angka 2 dari 27, dikalikan dengan 1 angka sesudahnya, menjadi 6, kemudian tambah dengan angka 1 dari 12 menjadi 7, kemudian digabung dengan 729.

37x37, = 1369

Angka 6 disitu merupakan 16, yaitu angka kelipatan 4 keempat setelah 12, lalu angka 1 dari 16 disimpan, kemudian angka 3 dari 37, dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 4, menjadi 12, kemudian ditambhan dengan angka 1 dari 16 menjadi 13, kemudian digabung dengan 1369. dst. Tunggu untuk Pola Kekuadratan dengan bilangan berbelakang 8, Thanks.
Read More..

22 Februari 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 6 )

Perhatikan Pola Bilangan Di Bawah Ini:

6x6     =36
16x16 = 256
26x26 = 676
36x36 = 1296
46x46 = 2116
56x56 = 3136
...

Jika Kita Perhatikan Hasil Kekuadratan yang berbelakang 6, akan menghasilkan bilangan yang Berbelakang 6 Pula dan bilangan kedua dari belakangan belakangan memiliki beda yaitu 2, dan bilangan depannya dapat dicari dengan mengalikan bilangan depannya dengan 1 bilangan sesudah bilangan tersebut, kita ambil contoh :

16x16 = 256

Angka 5 disitu merupakan hasil dari 3 ditambah dengan beda 2 menjadi 5, lalu 2 berasal dari angka 1 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 2, jadi 1x2=2, dan kemudian digabungkan menjadi 256.

26x26 =  676

Angka 7 disitu merupakan hasil dari 5 ditambah dengan beda 2 menjadi 7, lalu 6 berasal dari angka 2 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 3, jadi 2x3=6, kemudian digabungkan menjadi 676.

36x36 = 1296

Angka 9 disitu merupakan hasil dari 7 ditambah dengan beda 2 menjadi 9, lalu 12 berasal dari angka 3 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 4, jadi 3x4=12, kemudian digabungkan menjadi 1296.

46x46 = 2116

Angka 1 disitu bukan hanya sekedar, melainkan 11 yang merupakan hasil dari 9 ditambah dengan beda 2 menjadi 11, kemudian angka 1 disimpan. Lalu Kita kalikan angka 4 dengan 1 angka sesudahnya yaitu 5, jadi 4x5=20, kemudian ditambah 1 menjadi 21, kemudian digabung menjadi 2116, dst. Tunggu untuk Pola Kekudratan dengan Bilangan Berbelakang 7, Thanks.
Read More..

19 Februari 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 5 )

Perhatikan Pola Bilangan Berikut:

5x5     = 25
15x15 = 225
25x25 = 625
35x35 = 1225
45x45 = 2025
dst...

Jika Kita Perhatikan, belakang dari penguadratan bilangan berbelakang 5, menghasilkan 25. Sama pula hal-nya dengan Angka 4, Angka 5 juga dikalikan dengan 1 angka sesudahnya, contoh :

15x15= 225

1 Angka setelah 1 adalah 2, jadi 1x2=2, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 225.

25x25= 625

1 Angka setelah 2 adalah 3, jadi 2x3=6, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 625.

35x35 =1225

1 Angka setelah 3 adalah 4, jadi 3x4=12, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 1225.

45x45 = 2025

1 Angka setelah 4 adalah 5, jadi 4x5=20, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 2025.
dst, Itu saja, Pola Kekudratan Bilangan berbelakang 5 Tidak sesulit angka-angka lainnya. Tunggu yang pola kekuadratan Bilangan Berbelakang 6, Trims.
Read More..

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 4 )

Perhatikan Pola Bilangan Dibawah Ini !

4x4     = 16
14x14 = 196
24x24 = 576
34x34 = 1156
44x44 = 1936
54x54 = 2916
...

Apabila Kita Perhatikan, setiap bilangan yang berbelakang 4 saat dikuadratkan selalu menghasilkan angka berbelakang 6, dan apabila kita perhatikan angka yang diberi warna merah memiliki deret dengan beda (-2), dan angka yang diberi warna biru, merupakan hasil perkalian dari angka depan itu sendiri dengan 1 angka sesudahnya, Kita ambil contoh :

14x14 = 196

9 merupakan bilangan yang memiliki bilangan istimewa yaitu (-1), kemudian yang biasanya kita mengalikan angka 1 dengan 1, sekarang bilangan tersebut dikali dengan 1 angka sesudahnya yaitu 2, jadi 1x2=2, lalu angka 2 tersebut dikurangi dengan bilangan istimewa dari 9, yaitu (-1), jadi 2-1=1, sehingga menghasilkan angka 196.

24x24 = 576

7 juga memiliki bilangan yang memiliki bilangan istimewa yaitu (-1), kemudian yang biasanya kita mengalikan angka 2 dengan 2, sekarang bilangan tersebut kita kali dengan 1 angka sesudahnya yaitu 3, jadi 2x3=6, lalu angka 6 tersebut dikurangi dengan bilangan istimewa dari 7, yaitu (-1), jadi 6-1=5, sehingga menghasilkan 576, dimana 5 Merupakan hasil dari perkalian 2x3 yang kemudian dikurangkan dengan bilangan istimewa 7 yaitu (-1).

34x34 = 1156

5 juga memiliki bilangan yang memiliki bilangan istimewa yang sama pula yaitu (-1), kemudian sama pula dengan sebelumnya, kita mengalikan angka depannya dengan 1 angka sesudahnya yaitu 4, jadi 3x4=12, kemudian dikurangkan dengan bilangan istimewa dari 5 yaitu (-1), jadi 12-1=11, sehingga menghasilkan 1156.

Bagaimana dengan ini?

64x64 = 4096
74x74 = 5476
84x84 = 7056
94x94 = 8836
104x104 = 10816

Jika Kita Lihat, 9 memiliki bilangan istimewa (-1), lalu saat kita mengalikan 6 dengan 1 angka sesudah 6 yaitu 7 sehingga saat 6x7=42, tetapi mengapa saat kita mengurangkan 42 dengan 1 menghasilkan 41, sedangkan angka paling depan dari perkalian 64x64=4096 adalah 40, hal tersebut disebabkan karena angka 9 disitu sudah terpakai untuk kedua kalinya sehingga bilangan istimewa bukan lagi (-1) melainkan (-2), sehingga saat 42-2 menjadi 40, sehingga menghasilkan 4096, begitu pula dengan angka lainnya, dan apabila kedua dari belakang sudah terulang untuk ke-3 kalinya, maka bilangan istimewanya adalah (-3), apabila angkanya sudah terulang untuk ke-4 kalinya, maka bilangan istimewanya adalah (-4), dst. Nah, selanjutnya Pola kekuadratan dengan bilangan berbelakang 5, pola ini merupakan pola termudah dari semua pola kekuadratan yang ada. Thanks.
Read More..

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 3 )

Perhatikan Bilangan-Bilangan Berikut :

3x3     = 9
13x13 = 169
23x23 = 529
33x33 = 1089
43x43 = 1849
...

Jika kita lihat angka belakangnya, angka yang muncul adalah angka 9, maka dapat disimpulkan, apabila kita menguadratkan bilangan dengan angka belakang 3, maka akan selalu menghasilkan bilangan berbelakang 9. Kemudian Perhatikan Bilangan Berikut :

3x3     = 9
13x13 = 169
23x23 = 529
33x33 = 1089
43x43 = 1849
...

Angka yang diberi warna merah, merupakan pola dari angka berbelakang 3, saat perkalian 13x13, menghasilkan angka 6, dan saat perkalian 23x23 angka yang dimerahkan bukanlah 2, melainkan 12, lalu pada perkalian 33x33 angka yang dimerahkan bukanlah 8, melainkan 18, dan juga pada perkalian 43x43, angka yang dimerahkan bukanlah 4, melainkan 24, jadi dapat disimpulkan angka kedua dari belakang tersebut memiliki selisih 6, Lalu Bagaimana cara menentukan angka depannya?


3x3     = 9
13x13 = 169
23x23 = 529
33x33 = 1089
43x43 = 1849
53x53 = 2809
...

Angka yang dimerahkan merupakan hasil kuadrat bilangan depannya, contoh 1x1=1, nah, mengapa saat perkalian 2x2 tidak menghasilkan 4, melainkan 5,  karena angka kedua dari belakang bukanlah 2, melainkan 12, sehingga disimpan 1, lalu angka 1 tersebut ditambah dengan 4, dan menjadi 5, dan menghasilkan 529, sama hal-nya dengan perkalian 3x3, yang seharusnya 9, karena ditambah 1 dari 18, maka 9+1=10, dan menjadi 1089, begitu juga dengan, perkalian 43x43, 4x4 yang seharusnya 16, tetapi karena 4 disitu bukan hanya 4 melainkan 24, sehingga disimpan 2, kemudian ditambah dengan 16 menjadi 18, sehingga menjadi 1849, dst. Tunggu Untuk Pola Kekuadratan dengan Bilangan Berbelakang 4, Yang ini agak sedikit susah dan ribet, tapi kalo diperhatiin bener-bener, pasti bisa ngerti. Thank You.
Read More..

18 Februari 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 2 )

Perhatikan Hasil Kuadrat Berikut :

2x2     = 4
12x12 = 144
22x22 = 484
32x32 = 1024
42x42 = 1764
52x52 = 2704
62x62 = 3844
...

Pada saat Perkalian 12 dikalikan 12, menghasilkan 144, dimana setiap bilangan berbelakang dua saat dikuadratkan, maka angka belakangnya adalah 4, dan saat perkalian 22x22=484, maka dapat disimpulkan, angka kedua dari belakang sebelum angka empat memiliki beda = 4 dan untuk mendapat angka depan pada hasil bilangan yang dikuadratkan adalah dengan menguadratkan angka belakang yang akan dikuadratkan, contohnya 22x22=484, angka 8 merupakan angka dari 4+4, dimana angka 4 pertama merupakan angka kedua dari belakang saat perkalian 12x12, dan 4 kedua merupakan beda dari angka 4, dan saat perkalian 32x32 menghasilkan 1024, angka 2 merupakan angka dua belas, sehingga angka 1 pada 12 disimpan, lalu perkalian hasil 3x3 adalah 9, kemudian ditambah 1 menjadi 10, sehingga menghasilkan hasil 1024. begitu pula pada perkalian 42x42=1764, angka 6 disitu merupakan 16, sehingga angka 1 pada 16 disimpan, lalu perkalian 4x4=16, kemudian ditambah dengan 1 menjadi 17, sehingga menghasilkan angka 1764, begitu pula perkalian 52x52=2704, 0 disitu merupakan 20, sehingga angka 2 disimpan, kemudian 5x5=25, lalu ditambah 2 menjadi 27, sehingga menjadi 2704, dst. Selanjutnya Tunggu Untuk Pola Kekuadratan dengan Bilangan Berbelakang 3 ya! Thanks
Read More..

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 1 )

Perhatikan Bilangan Dibawah Ini :

1x1=1
11x11=121
21x21=441
31x31=961
41x41=1681
...

Apabila kita perhatikan apapun yang dikali Satu menghasilkan bilangan dengan angka belakang 1, lihat pada bilangan perkalian 11,21,31,41 dst, Bilangan Kedua dari belakang membentuk pola deret aritmetika dengan beda=2, Perhatikan!

11x11=   121
21x21=  441
31x31=  961
41x41=1681

dan bilangan terdepannya merupakan hasil kuadrat dari bilangan didepannya, Perhatikan!

11x11=   121 = 1x1=1
21x21=  441 = 2x2=4
31x31=  961 = 3x3=9
41x41=1681 = 4x4=16

bagaimana dengan angka dibawah ini ?

51x51=2601
61x61=3721
71x71=5041
81x81=6561
91x91=8281


0 disini tidak hanya bernilai nol, melainkan bernilai sepuluh, sehingga saat Angka 5 dikalikan dengan angka 5 yang seharusnya menjadi 25, ditambah 1 sehingga menjadi 26, begitu pula dengan angka-angka lain, semua bilangan tersebut, pada perkalian 61x61=3721, 2 disitu bukan lah sekedar dua, melainkan dua belas, sehingga saat 6 dikali 6 yang seharusnya 36 menjadi 37, Lihat!

71x71=5041, 4 Merupakan Empat belas, sehingga saat 7 dikali 7, yang seharusnya 49 menjadi 50
81x81=6561, 6 Merupakan Enam Belas, sehingga saat 8 dikali 8, yang seharusnya 64 menjadi 65
91x91=8281, 8 Merupakan Delapan Belas, sehingga saat 9 dikali 9, yang seharusnya 81 menjadi 82

Bagaimana dengan ini ?

101x101=10201 ( 0 Bukanlah sepuluh, melainkan 20 )
111x111=12321 ( 2 Bukanlah 12, melainkan 22 )
121x121=14641 ( 4 bukanlah 14, melainkan 24 )
131x131=17161 ( 6 adalah 26 )
141x141=19881 ( 8 adalah 28 )
151x151=22801 ( 0 Bukanlah Sepuluh ataupun Dua puluh, karena setelah 28+2, menjadi 30 )
...

Angka 0 kedua dari belakang Bukan Berarti Nol, Maupun Sepuluh melainkan dua puluh, karena setelah angka 18, berlanjut menjadi 20, sehingga saat 10 dikali 10 yang seharusnya 100 menjadi 102, begitu pula saat perkalian 111x111= Angka 2 kedua dari belakang bukanlah 12, melainkan 22 sehingga yang seharusnya 11x11=121, menjadi 123 setelah ditambah 2. Dan angka 0 pada perkalian 151x151, merupakan angka 30, dst.

Sekian Untuk Pola Kekuadratan dengan Bilangan Belakang 1, Selanjutnya Pola Kekuadratan dengan bilangan belakang 2. Thanks.
Read More..