03 Maret 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 9 )

Perhatikan Pola Bilangan dibawah ini :

9x9     = 81
19x19 = 361
29x29 = 841
39x39 = 1521
49x49 = 2401
dst

Apabila kita perhatikan bilangan berbelakang 9 apabila dikuadratkan menghasilkan bilangan berbelakang 1, kemudian angka yang dimerahkan merupakan deret aritmetika yang memiliki beda (-2), dan angka yang diberi warna biru merupakan hasil perkalian dari angka depan itu sendiri dengan 2 angka sesudahnya,contoh:

19x19 = 361

Angka 6 disitu merupakan hasil dari 8 ditambah dengan beda (-2), menjadi 6, lalu angka 3 disitu merupakan hasil perkalian dari angka 1 yang berasal dari 19 yang dikalikan dengan 2 angka sesudahnya yaitu 3, kemudian digabungkan menjadi 361.

29x29 = 841

Angka 4 disitu merupakan hasil dari 6 ditambah dengan beda (-2) menjadi 4, lalu angka 8 disitu merupakan hasil perkalian dari angka 2 yang berasal dari 29 yang dikalikan dengan 2 Angka sesudahnya yaitu 4, kemudian digabungkan menjadi 841.

39x39 = 1521

Angka 2 disitu merupakan hasil dari 4 ditambah dengan beda (-2) menjadi 2, lalu angka 15 disitu merupakan hasil perkalian dari angka 3 yang berasal dari 39 yang dikalikan dengan 2 angka sesudahnya yaitu 5, kemudian digabungkan menjadi 1521.

49x49 = 2401

Angka 0 disitu merupakan hasil dari 2 ditambah dengan beda (-2) menjadi 0, lalu angka 24 disitu merupakan hasil perkalian dari angka 4 yang berasal dari 49 yang dikalikan dengan 2 angka sesudahnya yaitu 6, kemudian digabungkan menjadi 2401.

Bagaimana dengan angka berikut ?

59x59 = 3481
69x69 = 4761
79x79 = 6241
89x89 = 7921
dst

mengapa angka saat 59x59 angka kedua dari belakang menjadi 8, dan saat angka 5 dari 59 dikalikan dengan 2 angka sesudahnya yaitu 7 menjadi 34 ?
Karena :

59x59 = 3481

Angka 8 disitu merupakan pengulangan kembali setelah angka 0, lalu mengapa saat angka 5 dari 59 saat kita kalikan dengan 2 angka sesudahnya yaitu 7 yang seharusnya menghasilkan 35, menjadi 34 ? karena angka 8 dari 3481 sudah terulang untuk kedua kalinya sehingga, bilangan itu sekarang memiliki bilangan istimewa yaitu (-1) sama halnya dengan Pola Kekuadratan dengan bilangan berbelakang 4, sehingga saat kita mengalikan 5 dengan 7 = 35, kita tambahkan dengan bilangan istimewa yaitu (-1). Kemudian digabungkan menjadi 3481

69x69 = 4761

Angka 6 disitu juga sudah terulang untuk kedua kalinya sehingga, saat kita mengalikan angka 6 dari 69 dengan 2 angka sesudahnya yaitu 8, jadi 6x8=48, kemudian ditambahkan dengan bilangan istimewa (-1) menjadi 47, kemudian digabungkan menjadi 4761. dst

Dan Apabila angka kedua dari hasil suatu kekuadratan sudah terulang untuk ketiga kalinya, maka bilangan istimewanya berubah menjadi (-2), sama halnya dengan Pola Kekuadratan dengan Bilangan Berbelakang 4. Kita Ambil contoh :

109x109 = 11881

Angka 8 kedua dari belakang sudah terulang untuk ketiga kalinya, maka sekarang angka tersebut memiliki bilangan istimewa (-2), sehingga saat angka 10 dari 109, dikalikan dengan 2 angka sesudahnya yaitu 12 menghasilkan 120 kemudian ditambah dengan bilangan istimewa (-2) menjadi 118, lalu digabungkan menjadi 11881. dst.

Akhirnya, Kita sudah sampai ke akhir dari Pola Kekuadratan, Mudah-mudahan semua rumus yang saya berikan dapat bermanfaat bagi kalian semua. Terima Kasih
Read More..

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 8 )

Perhatikan Bilangan Dibawah Ini :

8x8     = 64
18x18 = 324
28x28 = 784
38x38 = 1444
48x48 = 2304
58x58 = 3364
dst

Jika Kita Perhatikan, Bilangan Berbelakang 8 apabila dikuadratkan menghasilkan angka berbelakang 4, kemudian angka yang dimerahkan merupakan deret aritmetika dari kelipatan 6, lalu angka belakang merupakan perkalian antara angka tersebut dengan 1 angka sesudahnya, contoh :

18x18 = 324

Angka 2 disitu merupakan 12 yang berasal dari kelipatan kedua dari 6, kemudian angka 1 dari 12 disimpan, lalu angka 1 dari 18 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 2, jadi 1x2=2, kemudian ditambah dengan angka 1 dari 12, jadi 1+2=3, lalu digabungkan menjadi 324.

28x28 = 784

Angka 8 disitu merupakan 18 yang berasal dari kelipatan ketiga dari 6, kemudian angka 1 dari 18 disimpan, lalu angka 2 dari 28 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 3, jadi 2x3=6, kemudian ditambah dengan angka 1 dari 18, jadi 1+6=7, lalu digabungkan menjadi 784.

38x38 = 1444

Angka 4 kedua dari belakang merupakan 24 yang berasal dari kelipatan keempat dari 6, kemudian angka 2 dari 24 disimpan, lalu angka 3 dari 38 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 4, jadi 3x4=12, kemudian ditambah dengan angka 2 dari 24, jadi 2+12=14, lalu digabungkan menjadi 1444.

48x48 = 2304

Angka 0 disitu merupakan 30 yang berasal dari kelipatan kelima dari 6, kemudian angka 3 dari 30 disimpan, lalu angka 4 dari 48 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 5, jadi 4x5=20, kemudian ditambah dengan angka 3 dari 30, jadi 3+20=23, lalu digabungkan menjadi 2304, dst. Tunggu untuk Pola Kekuadratan Terakhir ya! yaitu Pola Kekuadratan dengan bilangan berbelakang 9, Trims.
Read More..

27 Februari 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 7 )

Perhatikan Bilangan Dibawah Ini :

7x7     = 49
17x17 = 289
27x27 = 729
37x37 = 1369
47x47 = 2209
57x57 = 3249
...

Apabila Kita Perhatikan, Angka Berbelakang 7 apabila dikuadratkan, akan menghasilkan bilangan yang berbelakang 9, dan bilangan ke-2 dari belakang memiliki kelipatan 4, contoh :

17x17 = 289

Angka 8 Disitu merupakan angka kelipatan 4 kedua setelah 4, kemudian angka 1 dari 17, dikalikan dengan 1 angka sesudahnya, menjadi 2, kemudian digabung menjadi 289.

27x27 = 729

Angka 2 disitu merupakan 12, yaitu angka kelipatan 4 ketiga setelah 8, lalu angka 1 dari 12 disimpan, kemudian angka 2 dari 27, dikalikan dengan 1 angka sesudahnya, menjadi 6, kemudian tambah dengan angka 1 dari 12 menjadi 7, kemudian digabung dengan 729.

37x37, = 1369

Angka 6 disitu merupakan 16, yaitu angka kelipatan 4 keempat setelah 12, lalu angka 1 dari 16 disimpan, kemudian angka 3 dari 37, dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 4, menjadi 12, kemudian ditambhan dengan angka 1 dari 16 menjadi 13, kemudian digabung dengan 1369. dst. Tunggu untuk Pola Kekuadratan dengan bilangan berbelakang 8, Thanks.
Read More..

22 Februari 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 6 )

Perhatikan Pola Bilangan Di Bawah Ini:

6x6     =36
16x16 = 256
26x26 = 676
36x36 = 1296
46x46 = 2116
56x56 = 3136
...

Jika Kita Perhatikan Hasil Kekuadratan yang berbelakang 6, akan menghasilkan bilangan yang Berbelakang 6 Pula dan bilangan kedua dari belakangan belakangan memiliki beda yaitu 2, dan bilangan depannya dapat dicari dengan mengalikan bilangan depannya dengan 1 bilangan sesudah bilangan tersebut, kita ambil contoh :

16x16 = 256

Angka 5 disitu merupakan hasil dari 3 ditambah dengan beda 2 menjadi 5, lalu 2 berasal dari angka 1 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 2, jadi 1x2=2, dan kemudian digabungkan menjadi 256.

26x26 =  676

Angka 7 disitu merupakan hasil dari 5 ditambah dengan beda 2 menjadi 7, lalu 6 berasal dari angka 2 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 3, jadi 2x3=6, kemudian digabungkan menjadi 676.

36x36 = 1296

Angka 9 disitu merupakan hasil dari 7 ditambah dengan beda 2 menjadi 9, lalu 12 berasal dari angka 3 dikalikan dengan 1 angka sesudahnya yaitu 4, jadi 3x4=12, kemudian digabungkan menjadi 1296.

46x46 = 2116

Angka 1 disitu bukan hanya sekedar, melainkan 11 yang merupakan hasil dari 9 ditambah dengan beda 2 menjadi 11, kemudian angka 1 disimpan. Lalu Kita kalikan angka 4 dengan 1 angka sesudahnya yaitu 5, jadi 4x5=20, kemudian ditambah 1 menjadi 21, kemudian digabung menjadi 2116, dst. Tunggu untuk Pola Kekudratan dengan Bilangan Berbelakang 7, Thanks.
Read More..

19 Februari 2013

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 5 )

Perhatikan Pola Bilangan Berikut:

5x5     = 25
15x15 = 225
25x25 = 625
35x35 = 1225
45x45 = 2025
dst...

Jika Kita Perhatikan, belakang dari penguadratan bilangan berbelakang 5, menghasilkan 25. Sama pula hal-nya dengan Angka 4, Angka 5 juga dikalikan dengan 1 angka sesudahnya, contoh :

15x15= 225

1 Angka setelah 1 adalah 2, jadi 1x2=2, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 225.

25x25= 625

1 Angka setelah 2 adalah 3, jadi 2x3=6, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 625.

35x35 =1225

1 Angka setelah 3 adalah 4, jadi 3x4=12, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 1225.

45x45 = 2025

1 Angka setelah 4 adalah 5, jadi 4x5=20, kemudian digabung dengan angka 25 menjadi 2025.
dst, Itu saja, Pola Kekudratan Bilangan berbelakang 5 Tidak sesulit angka-angka lainnya. Tunggu yang pola kekuadratan Bilangan Berbelakang 6, Trims.
Read More..

Pola Kekuadratan ( Bilangan Berbelakang 4 )

Perhatikan Pola Bilangan Dibawah Ini !

4x4     = 16
14x14 = 196
24x24 = 576
34x34 = 1156
44x44 = 1936
54x54 = 2916
...

Apabila Kita Perhatikan, setiap bilangan yang berbelakang 4 saat dikuadratkan selalu menghasilkan angka berbelakang 6, dan apabila kita perhatikan angka yang diberi warna merah memiliki deret dengan beda (-2), dan angka yang diberi warna biru, merupakan hasil perkalian dari angka depan itu sendiri dengan 1 angka sesudahnya, Kita ambil contoh :

14x14 = 196

9 merupakan bilangan yang memiliki bilangan istimewa yaitu (-1), kemudian yang biasanya kita mengalikan angka 1 dengan 1, sekarang bilangan tersebut dikali dengan 1 angka sesudahnya yaitu 2, jadi 1x2=2, lalu angka 2 tersebut dikurangi dengan bilangan istimewa dari 9, yaitu (-1), jadi 2-1=1, sehingga menghasilkan angka 196.

24x24 = 576

7 juga memiliki bilangan yang memiliki bilangan istimewa yaitu (-1), kemudian yang biasanya kita mengalikan angka 2 dengan 2, sekarang bilangan tersebut kita kali dengan 1 angka sesudahnya yaitu 3, jadi 2x3=6, lalu angka 6 tersebut dikurangi dengan bilangan istimewa dari 7, yaitu (-1), jadi 6-1=5, sehingga menghasilkan 576, dimana 5 Merupakan hasil dari perkalian 2x3 yang kemudian dikurangkan dengan bilangan istimewa 7 yaitu (-1).

34x34 = 1156

5 juga memiliki bilangan yang memiliki bilangan istimewa yang sama pula yaitu (-1), kemudian sama pula dengan sebelumnya, kita mengalikan angka depannya dengan 1 angka sesudahnya yaitu 4, jadi 3x4=12, kemudian dikurangkan dengan bilangan istimewa dari 5 yaitu (-1), jadi 12-1=11, sehingga menghasilkan 1156.

Bagaimana dengan ini?

64x64 = 4096
74x74 = 5476
84x84 = 7056
94x94 = 8836
104x104 = 10816

Jika Kita Lihat, 9 memiliki bilangan istimewa (-1), lalu saat kita mengalikan 6 dengan 1 angka sesudah 6 yaitu 7 sehingga saat 6x7=42, tetapi mengapa saat kita mengurangkan 42 dengan 1 menghasilkan 41, sedangkan angka paling depan dari perkalian 64x64=4096 adalah 40, hal tersebut disebabkan karena angka 9 disitu sudah terpakai untuk kedua kalinya sehingga bilangan istimewa bukan lagi (-1) melainkan (-2), sehingga saat 42-2 menjadi 40, sehingga menghasilkan 4096, begitu pula dengan angka lainnya, dan apabila kedua dari belakang sudah terulang untuk ke-3 kalinya, maka bilangan istimewanya adalah (-3), apabila angkanya sudah terulang untuk ke-4 kalinya, maka bilangan istimewanya adalah (-4), dst. Nah, selanjutnya Pola kekuadratan dengan bilangan berbelakang 5, pola ini merupakan pola termudah dari semua pola kekuadratan yang ada. Thanks.
Read More..